Siapa tak kenal Rendang?  Masakan ini populer di kalangan masyarakat   dan mancanegara.. Meskipun rendang merupakan masakan minang  secara umum, masing-masing daerah di Minangkabau memiliki teknik memasak dan penggunaan bumbu yang berbeda. Masakan bercita rasa pedas ini menggunakan campuran dari berbagai bumbu yang dihasilkan dari proses memasak yang dipanaskan berulang-ulang dengan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) hingga kering dan berwarna hitam pekat. Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering yang disebut kalio, berwarna coklat terang keemasan. Pada tahun 2011, rendang dinobatkan sebagai hidangan peringkat pertama dalam daftar World’s 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat Dunia) yang digelar oleh CNN International. (Sumber: vivanews.com)
Berikut daftar 15 makanan paling lezat di dunia versi pembaca CNN:

1. Rendang, Indonesia
2. Nasi Goreng, Indonesia
3. Sushi, Jepang
4. Tim yam goong, Thailand
5. Pad thai, Thailand
6. Som tan (salad pepaya), Thailand
7. Dim sum, Hong Kong
8. Ramen, Jepang
9. Peking duck, China
10. Massaman curry, Thailand
11. Lasagna, Italia
12. Kinchi, Korea
13. Chicken rice, Singapura
14. Sate, Indonesia
15. Ice cream, AS

Sejarah Rendang

Rendang berasal dari Sumatera, khususnya Minangkabau. Bagi masyarakat Minang, rendang sudah ada sejak dahulu dan telah menjadi masakan tradisi yang dihidangkan dalam berbagai acara adat dan hidangan keseharian. Sebagai masakan tradisi, rendang diduga telah lahir sejak orang Minang menggelar acara adat pertamanya. Kemudian seni memasak ini berkembang ke kawasan serantau berbudaya Melayu lainnya; mulai dari Mandailing, Riau, Jambi, hingga ke negeri seberang di  yang banyak dihuni perantau asal Minangkabau. Karena itulah rendang dikenal luas baik di Sumatera dan Semenanjung Malaya.

Sejarawan menduga, rendang telah menjadi masakan yang tersebar luas sejak orang Minang mulai merantau dan berlayar ke  untuk berdagang pada awal abad ke-16. “Karena perjalanan melewati sungai dan memakan waktu lama, rendang mungkin menjadi pilihan tepat saat itu sebagai bekal.” Hal ini karena rendang kering sangat awet, tahan disimpan hingga berbulan lamanya, sehingga tepat dijadikan bekal kala merantau atau dalam perjalanan niaga.

Rendang juga disebut dalam kesusastraan Melayu klasik seperti  yang membuktikan bahwa rendang sudah dikenal dalam seni masakan Melayu sejak 1550-an (pertengahan abad ke-16). Buzurjumhur Hakim pun pergi pula ke kedai orang merendang daging kambing, lalu ia berkata: “Beri apalah daging kambing
kambing rendang ini barang segumpal.” Sahut orang merendang itu, “Berilah harganya dahulu.” Maka kata Khoja Buzurjumhur,Kelahiran rendang tak luput dari pengaruh beberapa negara, misalnya bumbu-bumbu dari India yang diperoleh melalui para pedagang Gujarat, India. Karena diaduk terus-menerus, rendang identik dengan warna hitam dan tidak memiliki kuah.

Rendang kian termahsyur dan tersebar luas jauh melampaui wilayah aslinya berkat budaya  suku Minangkabau. Orang Minang yang pergi merantau selain bekerja sebagai pegawai atau berniaga, banyak di antara mereka berwirausaha membuka di seantero Nusantara, bahkan meluas ke negara tetangga hingga Eropa dan Amerika. Rumah makan inilah yang memperkenalkan rendang serta hidangan Minangkabau lainnya secara meluas.

Rendang juga menjadi makanan yang disajikan khusus untuk hari raya Idul Adha. Banyaknya daging kurban membuat masyarakat Padang berlomba-lomba memasak rendang.

Kandungan bahan dan cara memasak

Rendang merupakan masakan yang kaya bumbu rempah. Indonesia dan negara negara di Asia memang pada umumnya menggunakan berbagai macam rempah dalam mengelola masakan. kekayaan hayati di negara tropis membuat para penduduknya kreatif untuk memanfaatnya sebagai bahan makanan dan bumbu masak. Rempah ini yang membuat Belanda tergiur untuk menguasai Indonesia. Komposisi yang pas dari perpaduan rempah dan bahan bumbu itulah yang membuat rendang menjadi produk makanan paling enak sedunia. Selain bahan dasar daging, rendang menggunakan   (karambia), dan campuran dari berbagai bumbu khas yang dihaluskan di antaranya (lado). Keunikan rendang adalah penggunaan bumbu-bumbu alami, yang bersifat antiseptik dan membunuh bakteri patogen sehingga bersifat sebagai bahan pengawet alami. Bawang putih, bawang merah, jahe, dan lengkuas diketahui memiliki aktivitas antimikroba yang kuat.  Tidak mengherankan jika rendang dapat disimpan satu minggu hingga empat minggu bahan sampai 4 bulan tergantung cara masak dan waktu yang dihabiskan untuk memasak.

Proses memasak rendang asli dapat menghabiskan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam), karena itulah memasak rendang memerlukan waktu dan kesabaran.  Potongan daging dimasak bersama bumbu dan santan dalam panas api yang tepat, diaduk pelan-pelan hingga santan dan bumbu terserap daging. Setelah mendidih, apinya dikecilkan dan terus diaduk hingga santan mengental dan menjadi kering. Memasak rendang harus sabar dan telaten ditunggui, senantiasa dengan hati-hati dibolak-balik agar santan mengering dan bumbu terserap sempurna, tanpa menghanguskan atau menghancurkan daging. Proses memasak ini dikenal dalam seni kuliner modern dengan istilah ‘karamelisasi’. Karena menggunakan banyak jenis bumbu, rendang dikenal memiliki citarasa yang kompleks dan unik.

 Jenis-jenis Rendang 

 Berdasarkan cara masaknya rendang terbagi 2: rendang kering dan rendang basah yang dikenal dengan kalio. Jika dilihat dari kandungan bahan dasar yang membentuk rendang, rendang dibagi menjadi:

  1. Rendang Hewani

box_3D_rendang daging - CopyRendang ini umumnya berbahan dasar daging. Rendang daging inilah yang paling banyak dikenal pada umumnya dan menjadi hidangan tradisi Minang. Kini jika ingin menikmati dan membawa rendang daging ini tidak perlu repot-repot harus ke padang dan mencari Rumah Makan Padang. Kini banyak tersedia rendang kemasan. Rendang Daging tersedia pula di Toko Oleh-Oleh Nusantara Neng Lukcy. Rendang kemasan isi 6 potong yang tahan 4 bulan.

 

  1. Rendang Nabati

Rendang selama ini dikenal terbuat dari bahan baku daging sapi. Inovasi box_3D_RendangJamur - Copymengganti bahan daging dengan bahan dari nabati terciptalah varian baru Rendang Nabati, salah satunya yang berbahan baku jamur. Rendang nabati jamur ini tersedia di Toko Oleh-Oleh Nusantara Neng Lukcy. Harganya cukup trjangkau dengan standar rendang daging dibumbui dengan berbagai rempah. Rempah tersebut tidak ada yang di import, semua ada di pasar tradisional. Rendang Nabati jamur merupakan rendang yang bahan bakunya semua dari tumbuh tumbuhan yaitu dengan berbahan dasar Jamur dan rempah-rempah sebagai bumbunya. Rendang Nabati Jamur sangat cocok bagi vegetarian, masyarakat dengan gaya hidup sehat, mereka yang ingin menjaga kesehatan, yang ingin mengurangi dan membatasi konsumsi daging dangingan. Mereka yang menginginkan hidup berkualitas.

Keistimewaan Rendang CAP TUNGKU YANG DIJUAL DELIVERY OLEH NENG LUKCY dimasak dengan cara tradisional, menggunakan kayu bakar, bukan kompor. Api yang dihasilkan dari kayu bakar, bisa membuat daging matang sempurna. Bumbunya meresap sempurna, sehingga diperoleh cita rasa yang khas dan nikmat. Proses masaknya jauh lebih lama dibanding menggunakan kompor.

 

Bagi yang berminat order silahkan Hubungi 083877137555

Lets order ^_^

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s